Silabus Training

Pelatihan BIMBINGAN TEKNIS MEMBUAT PERENCANAAN STRATEGIS SEKOLAH BERDASARKAN ACUAN INMENDIKNAS NO : 1/U/2002

LATAR BELAKANG:
Sekolah sebagai Human Resource Development Agent memainkan peran kunci dalam pembangunan, khususnya sember daya manusia. Perubahan tatanan pergaulan ekonomi dan politik internasional yang terus berubah dengan cepat, menempatkan posisi Sekolah pada tantangan sekaligus peluang untuk memainkan peran strategisnya dalam menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi. Mengandalkan kekayaan sumber daya alam, ternyata tidak cukup memadai lagi untuk mengangkat kesejahteraan rakyat, sehingga terjadi pergeseran prioritas untuk mengembangkan sumber daya manusia melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai faktor penggerak utama pertumbuhan ekonomi. Strategi pembangunan komunitas masyarakat bangsa berbasis ilmu pengetahuan memerlukan respon cepat, tepat dan strategis. Manajemen Sekolah perlu menyusun Rencana Strategik yang benar dan tepat sesuai dengan kaidah ilmu manajemen strategik.
Banyak cara dalam penyusunan rencana strategik sebuah lembaga sesuai dengan konsep yang dikembangkan para ahli manajemen, akan tetapi bila sebuah lembaga telah memiliki acuan yang telah ditetapkan sebaiknya acuan tersebut sebagai rujukan utama. Teori dan konsep rencana strategi sebagian besar lahir dari konsep bisnis, misalnya: IE (Internal-Eksternal) matrik, SPACE (Strategic Position and Action Evaluation) matrik, Grand Strategy matrik, TOWS matrik dan BCG, dan sebagai penetapan alternative strategi dapat menggunakan QSPM (Quantitative Strategies Planning Matriks) . Diantara konsep-konsep tersebut yang tidak menggunakan parameter bisnis adalah: Matrik TOWS. Sehingga dalam penyusunan renacana strategis yang akan dibahas akan mengambil rujukan Inmendiknas No: 1/U/2002 yang menggunakan konsep TOWS matrik.
Dengan mempelajari Instruksi Presiden Nomor 7 tahun 1999, tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, disusul dengan Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara nomor :589/IX/6/Y/99 tentang penjelasan teknis penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, juga merujuk pada Instruksi Mendiknas No. 1/U/2002 tentang Pelaksanaan Akuntabilitas di lingkungan Depdiknas, maka penyusunan Rencana Strategi sekolah sebaiknya, menggunakan referen peraturan tersebut, agar memudahkan para Manajemen maupun Pelaksana dalam menyusun laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam bentuk Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP).
Pengembangan sistematika penulisan rencana strategi dimungkinkan untuk dikembangkan lebih rinci maupun lebih komprehensif, hal tersebut sangat tergantung pada kesiapan tim penyusun renstra lembaga yang bersangkutan. Dalam dokumen rencana strategik perlu dilampiri Renstra dalam bentuk matrik yang mengikuti format PS yang dikeluarkan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN). Dalam matrik tersebut telah tersusun sedemikian rupa sehingga memudahkan dalam penyusunan laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam bentuk LAKIP.
Penyusunan rencana strategi sebuah lembaga yang perlu dipertimbangkan adalah adanya kaitan yang erat antara Renstra dan LAKIP, sehingga petugas penyusun laporan akuntabilitas akan dengan mudah melihat keterkaitan antara keduanya. Dengan logika demikian maka dapat disimpulkan bahwa laporan akuntabilitas tersebut merupakan satu tolok ukur keberhasilan dari renstra lembaga tersebut.
Dengan demikian dengan mengikuti bimbingan teknis penyusunan dokumen renstra ini dapat membantu tim penyusun renstra lembaga untuk memahami langkah-langkah penyusunan. Sehingga sekolah memiliki persepsi yang sama dan mengembangkan sesuai dengan dinamika yang terjadi di lingkungan sekolah masing-masing.

TUJUAN :
1. Memahami cara menyusun Renstra yang benar merujuk pada Instruksi Mendiknas No. 1/U/2002.
2. Mampu membuat renstra dengan benar dan implementatif merujuk pada Instruksi Mendiknas No. 1/U/2002.

CAKUPAN MATERI TRAINING:
Pengembangan alur proses membuat Renstrad Sekolah secara komprehensif dan base on theory Strategic Planning merujuk pada Instruksi Mendiknas No. 1/U/2002 sebagai berikut dalam gambar 1:

Gambar 1: Strategic Planning Model

Gambar 2:
The Building-Block View of Strategic Planning
Sumber : (Bryson & Alston, 2005)

1. Assessment model SWOT
2. Membuat Baseline: Identifikasi dan analisis isu isu strategis
3. Pengembangan Strategis, Action Plan, Budgeting
4. Teknik Evaluasi, Monitoring dan Implementasi.

METODE PEMBELAJARAN:
Workshop adalah sebuah acara pembelajaran yang singkat dan intensif, dengan topik yang relatif sempit, dan biasanya menekankan pertukaran informasi, interaksi antar peserta, dan pembahasan yang sering bersifat tutorial dan cenderung teknis. Karena sifatnya yang lebih teknis, sering diberikan setelah ada pemberian informasi yang lebih menekankan teori.

DURASI PELATIHAN:
2 hari, jika diperlukan sampe menghasikan produk Renstra yang benar-benar akuntabel diperlukan pendampingan 1-2 minggu.

VENUE : Yogyakarta (Ibis Styles Hotel/ Ibis Malioboro Hotel/ Jambuluwuk Hotel/ Cavinton Hotel/ Grand Zuri Hotel, dll)

TRAINING DURATION : 2 days

Jadwal Training

86 tanggal tahun 2027, 2026 di Yogyakarta.

2027

Januari 2027

Februari 2027

Maret 2027

April 2027

Mei 2027

Juni 2027

Juli 2027

Agustus 2027

September 2027

Oktober 2027

November 2027

Desember 2027

2026

Januari 2026

Februari 2026

Maret 2026

April 2026

Mei 2026

Juni 2026

Juli 2026

Agustus 2026

September 2026

Oktober 2026

November 2026

Desember 2026

INVESTMENT/ PERSON :
1. Rp. 4.950.000/person (full fare) or
2. Rp. 4.750.000/person (early bird, payment 1 week before training) or
3. Rp. 4.500.000/person (if there are 3 persons or more from the same company)

FACILITIES FOR PARTICIPANTS :

  1. Modul Pelatihan
  2. Sertifikat Pelatihan/Attendance
  3. Instruktur Qualified
  4. Notebook & Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Goody Bag
  7. Dokumentasi Pelatihan
  8. Ruang Pelatihan (Full AC & Multimedia)
  9. Makan Siang & 2x Coffee Break

Pertanyaan Umum

Apa itu Bimbingan Teknis Membuat Perencanaan Strategis Sekolah Berdasarkan?
Sekolah sebagai Human Resource Development Agent memainkan peran kunci dalam pembangunan, khususnya sember daya manusia. Perubahan tatanan pergaulan ekonomi dan politik internasional yang terus berubah dengan cepat, menempatkan posisi Sekolah pada tantangan sekaligus peluang untuk memainkan peran strategisnya dalam menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi.
Siapa saja peserta Bimbingan Teknis Membuat Perencanaan Strategis Sekolah Berdasarkan?
Program ini termasuk kategori Manajemen, Sertifikat KPG.
Berapa lama durasi Bimbingan Teknis Membuat Perencanaan Strategis Sekolah Berdasarkan?
Durasi training ini adalah 2 hari.
Di kota mana Bimbingan Teknis Membuat Perencanaan Strategis Sekolah Berdasarkan dilaksanakan?
Training ini dilaksanakan di Yogyakarta.
Berapa biaya Bimbingan Teknis Membuat Perencanaan Strategis Sekolah Berdasarkan?
Informasi investasi: 1. Rp. 4.950.000/person (full fare) or 2. Rp. 4.750.000/person (early bird, payment 1 week before training) or 3. Rp. 4.500.000/person (if there are 3 persons or more from the same company) Nominal dan promo dapat berubah sewaktu-waktu, silakan hubungi tim kami untuk harga terbaru.
Kapan jadwal Bimbingan Teknis Membuat Perencanaan Strategis Sekolah Berdasarkan berikutnya?
Jadwal yang akan datang: 10 November 2026 (Yogyakarta), 17 November 2026 (Yogyakarta), 24 November 2026 (Yogyakarta). Daftar lengkap jadwal tersedia di tabel pada halaman ini.
Bagaimana cara mendaftar Bimbingan Teknis Membuat Perencanaan Strategis Sekolah Berdasarkan?
Pendaftaran dilakukan melalui formulir pada halaman ini atau dengan menghubungi tim kami. Tempat dan tanggal bisa dikonfirmasi setelah kami mengirim detail jadwalnya.

Masih ada pertanyaan? Hubungi tim kami atau isi formulir pendaftaran.

Training Serupa

Artikel Terkait

Tanya jadwal