Silabus Training

Pelatihan ONSHORE DRILLING SAFETY OPERATIONS / HSE ASPECTS IN ONSHORE DRILLING OPERATIONS

INTRODUCTION :
Operasi pemboran didarat (onshore) banyak sekali mengandung bahaya dan risiko, baik terhadap kesehatan (Health), keselamatan kerja (Safety) dan lingkungan (Environment) atau K3L / HSE, dimana yang akan terkena dampak bahaya dan risiko tersebut adalah tenaga kerja / manusia (People), perlengkapan / peralatan {Equipment / Tools), bahan-bahan (Materials) dan lingkungan hidup disekitar operasi pemboran darat. Standar K3L / HSE yang tinggi dalam operasi pemboran akan tercapai bila tenaga kerja / karyawannya terlatih, baik dalam masalah operasi pemboran maupun dalam aspek-aspek K3L / HSE. Selain itu yang tidak kalah pentingnya tentu saja perlengkapan / peralatan yang dipakai harus memenuhi standar operasi yang dirancang dan disusun dengan baik, dioperasikan dengan program pemboran yang memperhatikan aspek-aspek engineering / rekayasa yang baik pula. Faktor utama dalam operasi pemboran yang sehat, aman dan bersahabat dengan lingkungan adalah perencanaan yang tepat dan komunikasi yang baik antar karyawan mulai dari Rig Manager sampai dengan Roustabout dan pihak-pihak lainnya yang terlibat dalam operasi pemboran.

TRAINING OBJECTIVES :
Setelah mengikuti training ini, maka peserta training diharapkan dapat :
1. Mengetahui, mengerti dan melaksanakan Undang-Undang, Peraturan-Peraturan dan Prosedur-Prosedur dari Pemerintah Republik Indonesia tentang K3L / HSE yang ada kaitannya dengan operasi pemboran didarat maupun K3L / HSE secara umum dalam Eksplorasi dan Produksi (EP) minyak , gas bumi dan panas bumi.
2. Merencanakan (Planning), mengorganisir (Organizing), melaksanakan (Actuating) dan mengendalikan (Controlling) operasi pemboran didarat agar lancar, sehat, aman / selamat sehingga tidak mengakibatkan terhentinya / terganggunya operasi pemboran, tidak mengakibatkan penyakit akibat kerja, tidak menimbulkan kecelakaan, kebakaran dan pencemaran lingkungan.

TRAINING MATERIAL OUTLINE :
1. Pengenalan tentang Undang-Undang / Peraturan-Peraturan Pemerintah Republik Indonesia yang terkait dengan Operasi Pemboran Minyak & Gas Bumi serta Panas Bumi didarat, antara lain :
a. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
b. Mijn Politie Reglement / Peraturan Kepolisian Pertambangan Lembaran Negara 1930 No. 341
c. Pedoman-Pedoman Pelaksanaan Operasi Pemboran Darat dari Direktorat Jendral Minyak dan Gas Bumi (MIGAS)
d. Undang-Undang & Peraturan-Peraturan lainnya yang terkait operasi pemboran migas dan panas bumi.
2. Pengenalan tentang Manajemen Pengendalian Rugi (Loss Control Management)
3. Alat-Alat Pelindung Diri Pada Operasi Pemboran Didarat
4. Aspek-Aspek K3L / HSE Pada Penyiapan Lokasi Pemboran Didarat
5. Aspek-Aspek Safety Pada Peralatan Pemboran Didarat yang meliputi antara lain :
a. Hoisting System (Derrick / Mast, Substructure, Rig Floor, Drawworks, Crown Block, Traveling Block, Hook, Elevators, Drilling Line)
b. Rotating System (Rotary Table, Master Bushing, Kelly Bushing, Rotary Slips, Make-Up & Break-Out Tongs, Swivel, Kelly, Kelly Saver Sub, Drill Pipe, Drill Collar, Specialized Down Hole Tools, Bit)
c. Circulating System (Drilling Fluid / Mud, Mud House, Steel Mud Pits /Tanks, Mixing Hopper, Chemical Mixing Barrel, Bulk Mud Storage Bins, Water Tank, Reserve Pits, Discharge & Return Lines, Stangpd Pipe, Rotary Hose, Mud Pumps, Special Pumps & Agitators, Settling Tanks, Mud-Gas Separator, Shale-Shaker, Degasser, Desander, Desilter)
d. Blowout Prevention System (Accumulator, BOP Stack, Choke Manifold, Kill Line)
e. Power System (Prime Movers, Power Transmission System
f. Support Equipment seperti Crane, Dozer, Forklift, Backhoe, Excavator, Vacuum Truck dan Alat-Alat Transport lainnya
6. Audit / Inpeksi K3L atau HSE Pada Operasi Pemboran Didarat
7. Sistem Izin Kerja (Permit to Work System) Pada Operasi Pemboran Didarat
8. Pencegahan, Pemadaman dan Pengendalian Kebakaran Pada Operasi Pemboran Didarat
9. Review Kecelakaan-Kecelakaan Nyata (Blowout, Kebakaran, dll) Pada Operasi Pemboran Didarat
10. Penanganan Bahan-Bahan Kimia Berbahaya Dalam Operasi Pemboran Didarat
11. Studi-Studi Kasus Menganalisa Hasil-Hasil Inspeksi Peralatan Pemboran Didarat

WHO SHOULD ATTEND?
Toolpusher, Rig Supervisor, Rig Superintendent, Rig Manager, Drilling Engineer, HSE Manager/Superintendent/Supervisor/Officer & pihak2 lain yang berkaitan dengan operasi rig pemboran/ perawatan sumur (Work Over & Well Service) didarat.

VENUE : Kagum Group Hotel Bandung (Golden Flower, Banana Inn, Serela, Gino Feruci), Amaroossa Hotel, Noor Hotel, Grand Setiabudi Hotel, dll

TRAINING DURATION : 4 days

Jadwal Training

88 tanggal tahun 2027, 2026 di Bandung.

2027

Januari 2027

Februari 2027

Maret 2027

April 2027

Mei 2027

Juni 2027

Juli 2027

Agustus 2027

September 2027

Oktober 2027

November 2027

Desember 2027

2026

Januari 2026

Februari 2026

Maret 2026

April 2026

Mei 2026

Juni 2026

Juli 2026

Agustus 2026

September 2026

Oktober 2026

November 2026

Desember 2026

 

HARGA INVESTASI/PESERTA :
1. Rp. 8.750.000/peserta (bayar penuh) atau
2. Rp. 8.500.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggu sebelum training) atau
3. Rp. 8.250.000/peserta (peserta bergroup yang terdiri dari 3 peserta atau lebih dari 1 perusahaan yang sama)

FACILITIES FOR PARTICIPANTS:

  1. Modul Pelatihan
  2. Sertifikat Pelatihan/Attendance
  3. Instruktur Qualified
  4. Notebook & Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Goody Bag
  7. Dokumentasi Pelatihan
  8. Ruang Pelatihan (Full AC & Multimedia)
  9. Makan Siang & 2x Coffee Break

Pertanyaan Umum

Apa itu Onshore Drilling Safety Operations / HSE Aspects IN Onshore Drilling?
Operasi pemboran didarat (onshore) banyak sekali mengandung bahaya dan risiko, baik terhadap kesehatan (Health), keselamatan kerja (Safety) dan lingkungan (Environment) atau K3L / HSE, dimana yang akan terkena dampak bahaya dan risiko tersebut adalah tenaga kerja / manusia (People), perlengkapan / peralatan {Equipment / Tools), bahan-bahan (Materials) dan lingkungan hidup disekitar operasi pemboran darat. Standar K3L / HSE yang tinggi dalam operasi pemboran akan tercapai bila tenaga kerja / karyawannya terlatih, baik dalam masalah operasi pemboran maupun dalam aspek-aspek K3L / HSE.
Siapa saja peserta Onshore Drilling Safety Operations / HSE Aspects IN Onshore Drilling?
Program ini termasuk kategori Health, Safety and Environment (HSE), Sertifikat KPG.
Berapa lama durasi Onshore Drilling Safety Operations / HSE Aspects IN Onshore Drilling?
Durasi training ini adalah 4 hari.
Di kota mana Onshore Drilling Safety Operations / HSE Aspects IN Onshore Drilling dilaksanakan?
Training ini dilaksanakan di Bandung.
Berapa biaya Onshore Drilling Safety Operations / HSE Aspects IN Onshore Drilling?
Informasi investasi: 1. Rp. 8.750.000/peserta (bayar penuh) atau 2. Rp. 8.500.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggu sebelum training) atau 3. Rp. 8.250.000/peserta (peserta bergroup yang terdiri dari 3 peserta atau lebih dari 1 perusahaan yang sama) Nominal dan promo dapat berubah sewaktu-waktu, silakan hubungi tim kami untuk harga terbaru.
Kapan jadwal Onshore Drilling Safety Operations / HSE Aspects IN Onshore Drilling berikutnya?
Jadwal yang akan datang: 3 November 2026 (Bandung), 10 November 2026 (Bandung), 17 November 2026 (Bandung). Daftar lengkap jadwal tersedia di tabel pada halaman ini.
Bagaimana cara mendaftar Onshore Drilling Safety Operations / HSE Aspects IN Onshore Drilling?
Pendaftaran dilakukan melalui formulir pada halaman ini atau dengan menghubungi tim kami. Tempat dan tanggal bisa dikonfirmasi setelah kami mengirim detail jadwalnya.

Masih ada pertanyaan? Hubungi tim kami atau isi formulir pendaftaran.

Training Serupa

Artikel Terkait

Tanya jadwal